Wali Kota Resmikan Tempat Pengemasan dan Penjualan Madu Hutan KepriBERITA LAINNYA
Wali Kota Resmikan Tempat Pengemasan dan Penjualan Madu Hutan Kepri

Dinas Kominfo, Kota Tanjungpinang - Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S. Pd, meresmikan Tempat Pengemasan dan Penjualan Madu Lebah Hutan Asli Kepulauan Riau (Kepri) "Madu Kristal", di Ruko Crystal Palace No.11, Jl. IR.  Sutami, Tanjungpinang Kepri, Kamis (28/11/2019).

Wali Kota, H. Syahrul mengatakan dengan adanya pengemasan dan penjualan madu lebah hutan asli Kepri ini, diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru di Kepri, khususnya kota Tanjungpinang. 

"Selain menciptakan lapangan kerja, usaha madu kristal ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan para pencari/petani madu di Kepri," ujarnya. 

Menurut Syahrul, madu berkhasiat untuk menjaga daya tubuh dan juga banyak digunakan untuk perawatan kulit atau kecantikan.

Untuk kesehatan, madu berkhasiat untuk mengobati berbagai penyakit, seperti menurunkan tekanan darah, meningkatkan kesehatan jantung, stamina, mencegah kanker, diabetes, hingga memusnahkan bakteri dalam tubuh. 

"Mengkomsumsi madu merupakan cara untuk menjaga kesehatan dan kecantikan. Mudah-mudahan masyarakat Tanjungpinang bisa gunakan madu sebagai salah satu solusi kesehatan, " ungkapnya

Syahrul pun mengucapkan selamat atas beroperasi tempat pengemasan dan penjualan madu asli hutan di kota Tanjungpinang,"Selamat atas usaha madu kristal, semoga usaha ini berjalan dan berkembang sesuai harapan," tutupnya

Sementara, Manager Madu Kristal, Billy Wong menuturkan bahan baku madu hutan ini asli dari petani lokal yang ada di wilayah Kepri, seperti Lingga, Natuna, Bintan, Anambas. 

Harga madu lebah hutan asli yang kami tawarkan bervariasi sesuai ukuran, mulai dari Rp85.000 hingga Rp800.000. Toko madu kristal buka dari Senin s.d. Sabtu, mulai pukul 10.00--20.00 wib. 

"Sebagai promo grand opening, toko madu kristal akan memberikan potongan diskon 20 persen sampai 30 November 2019 mendatang," ucapnya.(Tri/Diskominfo)

Foto : Dinas Kominfo



GALLERY KEGIATAN

DOKUMENTASI GAMBAR BELUM TERSEDIA

Gallery TerbaruGALLERY LAINNYA

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID)

PPID atau Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi adalah Pejabat yang bertugas dan bertanggungjawab untuk melakukan pengelolaan dan pelayanan informasi publik, meliputi proses pengumpulan, penyediaan, pengklasifikasian, penyimpanan, pendokumentasian, dan pelayanan informasi beserta Dokumentasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah yang terdapat pada suatu Pemerintah Daerah dengan ketentuan yang berlaku.

SELENGKAPNYA

Rencana Aksi Daerah Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi (PPK) Kota Tanjungpinang

Dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi sebagaimana diamanatkan melalui Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2012 tentang Stranas PPK Jangka Panjang 2012-2025, pemerintah daerah wajib menyusun rencana Aksi Pencegahan dan pemberantasan korupsi yang diimplementasikan dan dimonitori setiap tahun. Sesuai Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2016 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Tahun 2016 dan Tahun 2017, memerintahkan kepada seluruh Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah agar melaksanakan Aksi PPK. Kemudian ditindaklanjuti oleh Menteri Dalam Negeri dengan menerbitkan Surat Edaran Nomor 356/4429/SJ tanggal 21 November 2016 tentang Pedoman Pelaksanaan Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Pemerintah Daerah Tahun 2016 dan Tahun 2017. Oleh karena itu peran Inspektorat selaku verifikator dan Bapelitbang selaku pemegang username sangat penting guna mencapai peringkat lebih baik di Triwulan berikutnya.

SELENGKAPNYA