Dinas Kominfo, Kota Tanjungpinang - Wali Kota Tanjungpinang H. Syahrul, S. Pd mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan laut dan perairan. Dia meminta sampah-sampah tidak dibuang ke laut.

Terutama warga yang bermukim di wilayah pantai/pesisir, kiranya tidak lagi membuang sampah di laut. Mari kita budayakan pola kehidupan yang sehat dan bersih.

Imbauan tersebut, disampaikan Wali Kota pada acara Pencanangan Bulan Bhakti Gotong-Royong Masyarakat XVI Tahun 2019, di Lapangan depan Vihara Dharma Sasana, Senggarang, Selasa (13/8/2019).

Pada Kesempatan itu, Wali Kota menegaskan kepada Camat, Lurah, dan RT/RW agar lebih aktif menggerakkan kegiatan gotong-royong di tengah masyarakat.

Mari kita upayakan mencari cara dan teori bagaimana memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang kebersihan, keindahan, dan kenyamanan lingkungan, Masyarakat harus memiliki kesadaran bahwa sampah itu adalah musuh kita.

"Sampah yang dibuang ke laut, bukan hanya merusak ekosistem dan biota laut, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat,” ucap Wali Kota

Dikatakan Wali Kota, Vihara Senggarang ini sudah menjadi destinasi wisatawan bagi turis asal China, dalam satu bulan kunjungan wisman di Vihara Senggarang ini mencapai 6.000 orang.

Untuk itu, pemko akan terus mempromosikan destinasi wisata ini. Kedepan, melalui Disbudpar dan PU akan berupaya mengembangkan dan menata lokasi ini menjadi lebih baik.

”Partisipasi dari masyarakat sangat kami harapkan agar tempat ini benar-benar menjadi destinasi wisata yang di banggakan oleh kota Tanjungpinang,” ucapnya

Sementara Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Tanjungpinang Lindawati menjelaskan gelaran bulan bakti gotong-royong ini bertujuan untuk mengentaskan daerah kumuh yang erat hubungannya dengan kepariwisataan.

Serta menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat di kota Tanjungpinang. ”Dampaknya kebersihan dan keindahan pada objek wisata dapat meningkatkan ekonomi masyarakat di kota Tanjungpinang,” terangnya

Pengentasan penangganan kawasan kumuh di Kelurahan Senggarang diharapkan dapat mewujudkan kemandirian dan partisipasi masyarakat dalam meningkatkan lingkungan yang bersih dan sehat.

Melalui bulan bakti gotong-royong dapat mengentaskan daerah kumuh di kota Tanjungpinang dan dapat meningkatkan etos kerja masyarakat, tuturnya

Acara juga dirangkai dengan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba kelurahan terbaik. Untuk juara I Kelurahan terbaik diraih oleh Kelurahan Kampung Baru, Juara II diraih Kelurahan Tanjungpinang Timur, dan Juara III diraih oleh Kelurahan Air Raja.

Selain itu, Wali Kota juga menyerahkan bantuan kepada Ketua Pokdarwis Kelurahan Senggarang berupa 7 buah sepeda dan 5 buah becak motor, didampingi unsur FKPD, Anggota DPRD, Kepala Dinas, Ketua TP-PKK, Tim Leader Konsultan Manajemen Wilayah (KMW) Provinsi Kepri, Camat, serta Lurah.

Diakhir acara, Wali Kota, Camat Tanjungpinang Kota, Lurah Senggarang, serta RT dan RW melakukan penandatanganan komitmen Kelurahan Senggarang Bebas Kumuh.(Tri)