Diskominfo Tanjungpinang - Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) untuk tingkat SD dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk tingkat SMP mulai dilaksanakan Senin (22/4) secara serentak.

Terkait hal tersebut, Wakil Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP dan Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Drs. Riono, M.Si meninjau pelaksanaan kedua ujian negara tersebut ditempat yang berbeda. Wakil Walikota melaksanakan kunjungan di SD Negeri 001 Tanjungpinang Timur dan Riono meninjau pelaksanaan UNBK SMP Negeri 6 Tanjungpinang yang dilaksanakan di SMA Negeri 4 Tanjungpinang.

Untuk Pelaksanaan UNBK SMP Negeri 6 Tanjungpinangdi SMA 4 Tanjungpinang terdiri dari 3 ruang dengan jumlah peserta 209 orang dan dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan IPA. UNBK ini dilaksanakan beberapa sesi dengan menggunakan 125 komputer yang ada di SMA Negeri 4 Tanjungpinang.

Terdapat 3.694 siswa SMP/MTs yang mengikuti Ujian Nasional. Dari 28 sekolah di Kota Tanjungpinang, yang melaksanakan UNBK sebanyak 23 SMP dengan 5 sekolah melaksanakan secara mandiri dan 14 sekolah melaksanakan di sekolah lain, serta 5 sekolah masih melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP).

Pada kesempatan itu, Wakil Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP yang meninjau langsung pelaksanaan Ujian di SD 001 Tanjungpinang Timur itu mengapresiasi pihak-pihak yang telah terlibat dalam pelaksanaan ujian tersebut.

“Saya ucapkan terimakasih atas partisipasinya dalam pelaksanaan USBN ini, saya juga berdoa semoga anak-anak kita yang mengikuti Ujian hari ini diberikan kemudahan dan kelancaran serta memperoleh nilai yang terbaik," ucapnya.

Sementara itu, Riono seusai meninjau pelaksanaan UNBK mengatakan dirinya sangat berterimakasih kepada SMA Negeri 4 Tanjungpinang yang telah memberikan bantuan kepada SMP Negeri 6 Tanjungpinang selama 3 tahun berturut-turut dalam mensukseskan UNBK ini. Menurutnya, kedepan Pemerintah Kota Tanjungpinang akan terus berupaya agar sekolah-sekolah yang melaksanakan UNBK tidak lagi menumpang di SMA terdekat. "Kita semua bersama-sama berharap kedepannya tidak ada lagi sekolah yang menumpang untuk UNBK ini, kita terus berupaya semoga dapat direalisasikan, memang tidak bisa seluruhnya tetapi setidaknya kita akan upayakan secara bertahap," ungkap Riono. (Sumber : Humas  Pemko)