Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Mooncake Festival Segera di HelatBERITA LAINNYA
Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Mooncake Festival Segera di Helat

Dinas Kominfo, Kota Tanjungpinang – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kota Tanjungpinang bakal menggelar Mooncake Festival 2019.

Perhelatan akan berlangsung selama dua hari, di kawasan Jalan Merdeka (depan Vihara) Pasar Kota Lama Tanjungpinang, mulai 13 s.d 14 September 2019 mendatang.

Untuk suksesnya festival tersebut, Kamis (5/9/2019), Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Drs. H. Surjadi, MT, memimpin jalannya rapat persiapan pelaksanaan mooncake festival 2019, di ruang rapat kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kota Tanjungpinang.

Rapat diikuti OPD terkait, Kepolisian, paguyuban dan tokoh masyarakat Tionghoa di kota Tanjungpinang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Surjadi menjelaskan kegiatan mooncake festival dapat terlaksana atas kerjasama dengan paguyuban etnis Tionghoa di kota Tanjungpinang. Dalam festival ini, akan ada serangkaian kegiatan, mulai dari bazar yang diikuti oleh pengrajin mooncake hingga malam puncak festival yang akan diisi dengan pagelaran seni dan budaya.

“Kami akan mendukung penuh budaya dan tradisi dari semua etnis yang ada di kota Tanjungpinang,” ungkapnya

Hal tersebut, lanjutnya, agar generasi milenial dan masyarakat dapat mengembangkan serta melestarikan warisan dari nenek moyang yang sudah ada selama ini. Disamping itu, upaya melestarikan budaya dan tradisi yang kita miliki akan memberi dampak terhadap meningkatnya kunjungan wisatawan dan perekonomian daerah seperti meningkatnya hunian hotel dan turis-turis diharapkan berbelanja selama berada di kota Tanjungpinang.

“Pemerintah akan terus mendukung setiap gelaran tradisi yang ada di kota Tanjungpinang, namun, kita minta dukungan dari masyarakat agar kegiatan bisa berjalan,” ucapnya

Surjadi mengharapkan agar festival ini dapat dikemas dengan baik dan menarik. Lakukan sosialisasi kepada masyarakat, baik dalam maupun luar daerah, supaya festival ini ramai dikunjungi. Dengan adanya kerjasama pemerintah dan paguyuban etnis di kota Tanjungpinang, diharapkan pagelaran ini dapat berjalan lancar dan sukses.

“Mari kita tunjukkan pada dunia dan masyarakat Indonesia bahwa Tanjungpinang kerukunan hidup beragama sangat harmonis sehingga orang tidak merasa takut untuk berkunjung ke Tanjungpinang,”(Manto/Tri/Diskominfo)



GALLERY KEGIATAN

DOKUMENTASI GAMBAR BELUM TERSEDIA

Gallery TerbaruGALLERY LAINNYA

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID)

PPID atau Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi adalah Pejabat yang bertugas dan bertanggungjawab untuk melakukan pengelolaan dan pelayanan informasi publik, meliputi proses pengumpulan, penyediaan, pengklasifikasian, penyimpanan, pendokumentasian, dan pelayanan informasi beserta Dokumentasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah yang terdapat pada suatu Pemerintah Daerah dengan ketentuan yang berlaku.

SELENGKAPNYA

Rencana Aksi Daerah Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi (PPK) Kota Tanjungpinang

Dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi sebagaimana diamanatkan melalui Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2012 tentang Stranas PPK Jangka Panjang 2012-2025, pemerintah daerah wajib menyusun rencana Aksi Pencegahan dan pemberantasan korupsi yang diimplementasikan dan dimonitori setiap tahun. Sesuai Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2016 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Tahun 2016 dan Tahun 2017, memerintahkan kepada seluruh Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah agar melaksanakan Aksi PPK. Kemudian ditindaklanjuti oleh Menteri Dalam Negeri dengan menerbitkan Surat Edaran Nomor 356/4429/SJ tanggal 21 November 2016 tentang Pedoman Pelaksanaan Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Pemerintah Daerah Tahun 2016 dan Tahun 2017. Oleh karena itu peran Inspektorat selaku verifikator dan Bapelitbang selaku pemegang username sangat penting guna mencapai peringkat lebih baik di Triwulan berikutnya.

SELENGKAPNYA