Dinas Kominfo, Kota Tanjungpinang- Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro Kota Tanjungpinang menggelar kegiatan Sertifikasi Tenaga Kerja di Bidang Pariwisata, Kelistrikan dan Pangkas Rambut Pria, di Aula SMKN 2 Tanjungpinang, Senin (2/11/2019).

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Hj Rahma, S.IP dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro Kota Tanjungpinang atas terlaksananya kegiatan ini. 

"Kegiatan sertifikasi ini mampu memberikan ruang bagi para pencari kerja dan bisa memberikan kontribusi dalam pembangunan Kota Tanjungpinang," ucapnya

Dikatakan Rahma sertifikasi diperlukan guna menghadapi persaingan tingkat daerah dan nasional. Selain itu, di perolehnya sertifikat kompetensi juga akan memudahkan pengusaha dalam menetapkan tingkat upah pekerja dan sebaliknya bagi pekerja mempermudah meraih kesempatan kerja dan sebagai jaminan pelindungan sosial.

Melalui kegiatan sertifikasi Kompetensi ini semakin bayak kaum muda yang mampu mencapai potensi mereka dalam hal mencapai peluang ketenagakerjaan dan juga keahlian kewirausahaan yang dimiliki sehingga mampu berkontribusi bagi perkembangan ekonomi daerah.

Sementara, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro Kota Tanjungpinang, Drs. H. Hamalis, dalam laporannya mengatakan dasar pelaksanaan kegiatan tersebut, Dasar utama Undang-undang No. 13 tahun 2003 tentang ketenaga kerjaan, peraturan Mentri tenaga kerja dan Transmigrasi RI No. 11 tahun 2013 tentang pedoman penyelengaraan sistem pelatihan kerja Nasional, Peraturan pemerintah No. 52 tahun 2012 tentang sertifikasi kopetensi dan sertifikasi usaha pariwisata.

Hamalis juga mengatakan peserta yang mengikuti sertifikasi ada tiga bidang yaitu bidang perhotelan, kelistrikan dan potong rambut. Peserta dari perhotelan 20 orang, Kelistrikan 20 dan Pangkas rambut 20 orang. Kegiatan ini bertujuan memberikan kopetensi dan sertifikasi bagi pekerja yang sudah bekerja di bidangnya tetapi belum mempuyai sertifikat keahlian.

"Adapun sasaranya dibidang perhotelan untuk peserta  yang sudah bekerja di perhotelan bukan yang belum bekerja atau pengangguran, serta sertifikasi dibidang kelistrikan pekerja belum mempunyai sertifikat dan uji kopetensi dibidang kelistrikan untuk meningkatkan daya saing dalam dan luar negeri dalam bidang pariwisata dan kelistrikan, kemudian yang terakir pangkas rambut ini merupakan hasil musrembang yang diusulkan oleh kelurahan ,” ujarnya.

Diakhir acara di lakukan penyematan tanda peserta oleh Wakil Walikota Tanjungpinang kepada perwakilan peserta sertifikasi kopetensi, dan pemberian peralatan potong rambut, acara ditutup dengan foto bersama.(Yuli/Diskominfo)