Rumah Nenek Salmah Kini Sudah LayakBERITA LAINNYA
Rumah Nenek Salmah Kini Sudah Layak

Dinas Kominfo, Kota Tanjungpinang - Memiliki rumah yang layak untuk dihuni dan ditinggal merupakan impian dari setiap manusia. Karena aktifitas sehari-hari akan dilakukan di rumah tersebut dan tentunya harus lebih nyaman. Hal ini juga merupakan impian Nenek Salmah yang bertempat tinggal di Jalan Bakar Batu, Gang Amanah, Kelurahan Kemboja. Namun kini rumah Nenek Salmah akan menjadi lebih layak, saat ditinjau langsung oleh Wakil Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP pembangunannya pada Rabu (8/1) siang.

Didampingi oleh Lurah Kemboja, Hendrawan Herninanto, S.STP, Rahma melihat kondisi Nenek Salmah yang saat ini sedang dilakukan pembangunan rumah tinggalnya. Sebelum dilakukan pembangunan, kondisi rumah tersebut sangat memprihatikan dan bahkan tidak layak untuk dihuni. 

"Alhamdulillah dengan usaha dan kerja keras kita, kini rumah Nenek Salmah sudah dibangun dan semoga dapat lebih layak lagi," ungkap Rahma.

Pembangunan rumah Nenek Salmah ini merupakan bagian dari program pemerintah yakni RTLH. "Rumah tersebut dibangun dengan penggunaan program RTLH, salah satunya adalah rumah Nenek Salmah ini, sebelumnya sangat memprihatikan dan bisa dikatakan tidak layak huni," jelasnya.

Selain itu, Rahma juga sembari meninjau proyek penggunaan Alokasi Dana Kelurahan (ADK) tahun 2019 yang dilaksanakan oleh Kelurahan Kemboja. "ADK ini telah dikucurkan pemerintah sejak 2019 untuk kelurahan dengan klasifikasi 70% untuk pembangunan infrastruktur dan 30% untuk pemberdayaan masyarakat, Alhamdulillah semuanya telah berjalan dengan baik, untuk Kelurahan Kemboja ada semenisasi jalan gang dan lain-lain sudah direalisasikan dengan baik," lanjut Rahma.

Dengan adanya program ini, Lurah Kemboja, Hendrawan Herninanto, S.STP mengucapkan terimakasih atas kunjungan dan kepedulian Wakil Walikota Tanjungpinang yang telah meninjau langsung pembangunan rumah Nenek Salmah dan juga progres semenisasi Gang Amanah ini.

“Kami sangat berterimakasih atas kunjungan Wakil Walikota Tanjungpinang di Kelurahan Kemboja, kami berharap hal ini dapat memacu semangat kami di kelurahan dan masyarakat juga dapat bersinergi dengan pemerintah,” ungkapnya. (Fakhri/Andi/Acok/Humas Setdako)

Foto - Humas Setdako



GALLERY KEGIATAN

DOKUMENTASI GAMBAR BELUM TERSEDIA

Gallery TerbaruGALLERY LAINNYA

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID)

PPID atau Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi adalah Pejabat yang bertugas dan bertanggungjawab untuk melakukan pengelolaan dan pelayanan informasi publik, meliputi proses pengumpulan, penyediaan, pengklasifikasian, penyimpanan, pendokumentasian, dan pelayanan informasi beserta Dokumentasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah yang terdapat pada suatu Pemerintah Daerah dengan ketentuan yang berlaku.

SELENGKAPNYA

Rencana Aksi Daerah Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi (PPK) Kota Tanjungpinang

Dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi sebagaimana diamanatkan melalui Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2012 tentang Stranas PPK Jangka Panjang 2012-2025, pemerintah daerah wajib menyusun rencana Aksi Pencegahan dan pemberantasan korupsi yang diimplementasikan dan dimonitori setiap tahun. Sesuai Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2016 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Tahun 2016 dan Tahun 2017, memerintahkan kepada seluruh Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah agar melaksanakan Aksi PPK. Kemudian ditindaklanjuti oleh Menteri Dalam Negeri dengan menerbitkan Surat Edaran Nomor 356/4429/SJ tanggal 21 November 2016 tentang Pedoman Pelaksanaan Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Pemerintah Daerah Tahun 2016 dan Tahun 2017. Oleh karena itu peran Inspektorat selaku verifikator dan Bapelitbang selaku pemegang username sangat penting guna mencapai peringkat lebih baik di Triwulan berikutnya.

SELENGKAPNYA