Dinas Kominfo, Kota Tanjungpinang - Kegiatan Pramuka sejatinya merupakan pendidikan karakter, pembentukan akhlak dan budi pekerti bagi siswa-siswi. Kegiatan pramuka, sebagai kegiatan di luar sekolah juga membawa kegembiraan dan menyenangkan. 

"Dalam kegiatan ini, para pramuka bisa menambah teman, belajar kemandirian, sampai menikmati kebersamaan saat api unggun," ucap Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S. IP.

Hal itu, disampaikan wakil wali kota yang juga Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Tanjungpinang, saat memimpin upacara Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) Tahun Pelajaran 2019/2020, Gerakan Pramuka Gugus Depan 01-001 dan 01-002 SMA Negeri 1 Tanjungpinang, di Lapangan SMAN 1 Tanjungpinang, Jum'at (4/10/2019).

Dijelaskan Kak Rahma, kegiatan kemah ini bertujuan untuk melantik adik-adik dari pramuka penegak menjadi penggalang. Menurutnya, menjadi penegak jauh berbeda saat kalian berada di jenjang pramuka penggalang, yang mana adik-adik tertumpu pada pembina. 

Sedangkan, dalam dunia penegak, adik-adik dituntut untuk mampu melakukan proses pembinaan dirinya secara mandiri dengan pendampingan dari pembina. 

"Setelah kemah ini, adik-adik pramuka kelas X akan dilantik dan berubah status dari penggalang menjadi peneggak," ucapnya

Belum lama ini, lanjut Kak Rahma, wali kota sudah menetapkan Taman Budaya Senggarang sebagai Bumi Perkemahan di kota Tanjungpinang. Kedepan, lokasi bumi perkemahan tidak hanya akan digunakan sebagai tempat untuk lokasi perkemahan saja. Namun, bisa di manfaatkan untuk bernagai kegiatan, seperti olahraga, kreatifitas kepemudaan, pengenalan budaya nasional, hingga outbond bagi masyarakat umum. 

"Saat ini, pemko telah membenahi dan menambah beberapa fasilitas, seperti MCK, falisitas olahraga, lapangan upacara. Mudqh-mudahan 2020 sudah selesai pengerjaannya," ujar dia. 

Kehadiran bumi perkemahan di kota Tanjungpinang ini, lanjut Kak Rahma, diharapkan dapat memberi manfaat bagi kegiatan kepramukaan dan aktivitas masyarakat. 

"Silahkan, gunakan bumi perkemahan ini. Kedepan, saya minta kepada kamabigus dan pembina gudep dapat memanfaatkan bumi perkemahan ini sebagai wahana untuk  kegiatan kepramukaan," tutupnya. 

Perkemahan penerimaan tamu ambalan SMAN 1 Tanjungpinang ini, berlangsung selama tiga hari, mulai 4 s.d 6 Oktober, diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas X TA. 2019/2020.

Kegiatan juga diisi dengan welcome party, api unggun, sosialisasi dari BNN, yel-yel, pentas seni, hiking, hingga outbond. (Tri/Diskominfo).

Foto : Herman/Humas Setdako