Dinas Kominfo Tanjungpinang - Kota Tanjungpinang masuk sebagai salah satu daerah di Indonesia yang akan menerapkan konsep Smart City dalam tata kelola pemerintahan sehari-hari. 

Untuk mewujudkan itu, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang menggelar Persiapan Penyelenggaraan Bimbingan Teknis Tahap I Gerakan Menuju 100 Smart City 2019, di Aula Lantai 3 Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Senggarang, Senin 01 Juli 2019.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang, Drs. H. Abdul Kadir Ibrahim, MT menjelaskan smart city merupakan wilayah kota yang telah mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam tata kelola pemerintahan sehari-hari, dengan tujuan untuk mempertinggi efesiensi, memperbaiki  dan mempermudah pelayanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan warga.

"Gerakan menuju 100 smart city memiliki tujuan utama menyusun master plan/rencana induk pembangunan smart city guna meningkatkan pelayanan publik yang inovatif dengan memanfaatkan teknologi informasi," terang Akib sapaan Kadis Kominfo Kota Tanjungpinang. 

Akib mengatakan dari 514 kota/kabupaten di Indonesia, Kota Tanjungpinang termasuk 100 kota/kabupaten terpilih dari program pemerintah RI yang diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. 

Untuk itu, dirinya berharap dukungan dan sinergitas dari semua unsur OPD, stakeholder, dan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi informasi, sehingga kita bisa bersama-sama mewujudkan Tanjungpinang sebagai kota cerdas dan kota yang bisa dijadikan contoh oleh kabupaten/kota lainnya di masa yang akan datang," tambah Akib

Sementara Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S. IP, mengatakan sebuah kita bisa disebut sebagai kota cerdas atau smart city jika sudah mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi hingga level tertentu dalam proses tata kelola dan operasional sehari-hari. 

Integritas teknologi tersebut dimaksudkan untuj meningkatkan efesiensi, membahikan informasi kepada publik, hingga memperbaiki pelayanan kepada masyarakat," ujar Wawako

Saat ini, pemerintah kota Tanjungpinang telah mengadopsi konsep smart city baik itu yang sudah terlaksana maupun progres yang akan kita jalankan seperti menerapkan sistem e -musrenbang, e-planning dalam perencanaan pembangunan, SIMDA, e - budgeting, website, serta pembayaran pajak dan layanan puskesmas secara online. 

Untuk mewujudkan Tanjungpinang sebagai kota cerdas, Wali Kota telah berkomitmen dengan membentuk dewan smart city dan tim pelaksana kota cerdas yang melibatkan unsur FKPD, OPD, pimpinan perguruan tinggi, serta pakar praktisi kota cerdas.

Pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota menyampaikan amanah Wali Kota seraya bertanya kepada seluruh peserta yang hadir, apakah bapak/ibu bersedia mewujudkan Tanjungpinang sebagai kota cerdas? Dengan serentak seluruh peserta menjawab bersedia.

"Alhamdulillah, kami berkeinginan seluruh pihak ikut berpartisipasi aktif mewujudkan Kota Tanjungpinang sebagai kota cerdas," ungkap Wawako. 

Dalam kegiatan itu, beberapa peserta yang hadir memberikan masukan, saran serta ikut mendukung terwujudnya Kota Tanjungpinang sebagai smart city. 

Direncanakan kegiatan Bimtek 100 Tahap I Gerakan Smart City akan berlangsung pada 8 s.d 9 Juli 2019 mendatang yang akan dibuka langsung oleh Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S. Pd yang juga selaku Ketua Dewan Smart City Kota Tanjungpinang.

Turut hadir dalam acara itu, unsur FKPD, Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga, jajaran kepala OPD, kepala Perbankan, perwakilan PT. Pelindo, Angkasa Pura serta pimpinan Perguruan Tinggi di Kota Tanjungpinang.(Diskominfo/Keyra)