LOGIN ADMIN / OPERATOR
Halal Bi Halal Moment Silaturahim dan Saling Memaafkan
Ditulis oleh : Tri Chairani - Bidang :

12 Juli 2017 - 12:10:15 WIB

HUMAS Pemko Tanjungpinang- Halal bi halal sudah menjadi tradisi umat muslim setelah perayaan Idul Fitri. Acara ini sudah lazim dilakukan baik di lingkungan masyarakat maupun instansi pemerintah.

Seperti halnya halal bi halal yang diadakan masyarakat Kampung Teluk Keriting Kelurahan Tanjungpinang Barat pada Selasa (11/7) malam di Masjid Ar-Rahim.

Acara ini menjadi istimewa karena dihadiri Walikota Tanjungpinang, H. Lis Damansyah, SH dan Wakil Walikota H. Syahrul, S. Pd. Hadir pula istri Wakil Walikota Ibu Juariah Syahrul, Staf Ahli, dan Camat Tanjungpinang Barat.

Kegiatan halal bi halal biasanya diadakan selang beberapa hari setelah Idul Fitri. Moment halal bi halal ini sebagai ajang berkumpul bersama untuk bersilaturrahim dan saling bermaaf-maafan satu sama lain.

Walikota Lis Darmansyah menjelaskan pertama kalinya halal bi halal diadakan sebelum era reformasi, dimana pada masa itu bangsa Indonesia tengah menghadapi kisruh politik. Pada momentum Hari Raya, Presiden RI Soekarno mengundang para elit politik, Ulama dan salah satu tokoh yaitu Buya Hamka. Beliau meminta saran untuk menyelesaikan situasi kala itu.

Dari acara silaturrahim bertajuk halal bi halal inilah, kemudian para elit politik, tokoh maupun ulama bertemu kembali dan duduk bersama dalam rangka menyusun kekuatan bangsa Indonesia. 

Sejak saat itulah halal bi halal selalu dilakukan instansi pemerintah setelah Hari Raya Idul Fitri, namun seiring berjalannya waktu, acara halal bi halal menjadi tradisi bagi masyarakat luas untuk bersilaturahim, bersalaman dan bermaaf-maafan seusai Lebaran," ucap Walikota. 

Orang nomor wahid di Kota Tanjungpinang ini berharap, momentum halal bi halal jangan hanya dijadikan sebagai acara ceremonial semata, tetapi silaturahim ini dan saling bermaafan benar-benar ikhlas memaafka bukan hanya sekadar salam-salaman," pesannya. 

Dikesempatan itu, Walikota mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir kepada seluruh warga yang hadir.

Sementara itu, Wakil Walikota mengatakan ada tiga makna yang penting dalam setiap kegiatan halal bi halal, pertama meminta maaf, kedua saling memaafkan dan silaturrahim. Karena itulah momentum silaturahim dan berkumpul bersama ini kita manfaatkan untuk saling bermaaf-maafan satu sama lain.

Ketua Dewan Masjid Indonesia Kota Tanjungpinang ini pun menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri mohon maaf lahir dan bathin.

Acara ini pun dilanjutkan dengan penyampaian tausiyah dan ditutup dengan doa oleh Ustadz Dedy Sanjaya. Diakhir acara tersebut, Walikota, Wakil Walikota dan warga saling bersalaman-salaman.(Humas)

LAKIP KOTA TANJUPINANG
STATISTIK PENGUNJUNG
  • Browser :
  • OS : Unknown Platform
  • Dikunjungi sebanyak : 203014 kali