Humas Pemko Tanjungpinang - Perhelatan Pekan Olahraga Provinsi Kepulauan Riau telah pun dimulai. Gubernur Kepulauan Riau, DR. H. Nurdin Basirun, S.Sos, M.Si berkesempatan untuk membuka secara resmi perhelatan tersebut di Lapangan Dewa Ruci Tanjungpinang, Minggu (25/11).

Nurdin mengajak semua pihak untuk membangun semangat kekompakan guna meningkatkan prestasi di berbagai bidang. Salah satu satunya adalah olah raga. Dengan prestasi tersebut diharapkan Kepulauan Riau akan mampu untuk terus berkembang dan menjadi yang terdepan. "Ayo tingkatkan semangat dan kekompakan untuk memajukan dunia olah raga dan meraih prestasi-prestasi yang hebat,” ujar Nurdin.

Menurut Nurdin, Porprov menjadi ajang para atlet yang telah dibina oleh KONI masing-masing kabupaten/kota untuk dapat menunjukkan prestasinya. Porprov 2018 bisa mencetak atlet-atlet baru yang memecahkan rekor senior-seniornya di kancah Porprov empat tahun lalu. "Porprov ini sebagai salah satu cara yang sangat luar biasa untuk mencetak atlet baru dan ajang untuk memecahkan rekor sebelumnya," lanjut Nurdin.

Sementara itu, Walikota Tanjungpinang H. Syahrul, S.Pd mengharapkan dengan minimnya alokasi anggaran bukan menjadi halangan untuk berbenah diri maju kedepan dan meraih prestasi dan pertanggung jawaban. "Contoh nya Kota Tanjungpinang tahun ini ke dua kalinya menjadi tuan rumah, yang mana pada tahun 2006 yang pertama," kata Syahrul.

Begitu juga dengan para kontingen dan para undangan dari kabupaten kota, Syarhul berharap dapat untuk menikmati apa adanya yang ada di Tanjungpinang dengan menikmati keindahan wisatanya. "Kepada para kontingen dari luar Tanjungpinang, nikmatilah kota kita, yang penuh dengan wisata dan kuliner daerah yang pernah menjadi sejarah indonesia," kata Syahrul.

Kemudian, Ketua PB Porprov Nur Syafriadi melaporkan dengan tema Sederhana, Mandiri dan Prestasi, jumlah kontingen keseluruhannya adalah 2180 panitia, 500 offical yang akan memperlombakan 26 cabang olah raga. "Kegiatan ini multi event ini di ikuti seluruh 5 kabupaten dan 2 kota, dan apreasiasi kepada kontingen yang minim dengan anggaran tapi dengan semangat biaya sendiri 100% untuk bertanding," kata Nur.

Nur Syafriadi melanjutkan, dengan semangat juang kontingen kabupaten kota, maka ini menjadi persiapan Porprov Wilayah ke XXII di Bengkulu dan pada tahun 2020 Porprov Nasional di Papua. "Kita berharap kedepan para Cabor-Cabor mempersiapkan diri yang terpilih untuk membawa nama Provinsi Kepulauan Riau," kata Nur.

Acara diawali dengan Kirab Pawai Obor dari Terminal Sei Carang, Api Obor di ambil oleh Ketua LAM Kota Tanjungpinang H. Wan Raffiwar di Terminal Sei Carang. Dilanjutkan di bawa ke Gedung Gonggong oleh mantan Atlit Karate Hardi (60 Tahun), setelah itu di serahkan kepada Walikota dan selanjutnya kepada Gubernur untuk dinyalakan di Lapangan Dewa Ruci.

Maskot Porprov ke IV 2018 yakni Bang Gonggong, yang merupakan suatu jenis hewan laut kebanggaaan Kepulauan Riau dikenal seluruh Nusantara.

Acara defile Kontingen ini menjadikan silahturahmi dan kenal mengenal satu sama antara lainnya, agar kedepan bisa berkompotisi dengan baik dan sportivitas dengan pembinaan yang matang untuk maju ke tingkat yang lebih besar.

Kontingen pertama adalah Kabupaten Kepulauan Anambas 

Kemudian kontingen ke tiga yakni Kabupaten Bintan, kontingen kelima adalah Kabupaten Lingga dengan membawa atlit sebanyak 221 orang oficial 51 orang mengikuti 20 Cabor. Dilanjutkan kontingen keenam yaitu Kabupaten Natuna dengan jumlah atlit 116 orang oficial 47 orang mengikuti 14 Cabor. Kontingen yang terakhir adalah tuan rumah yakni Kota Tanjungpinang dengan jumlah atlit sebanyak 392 orang oficial 98 orang mengikuti 26 Cabor. (Humas/Fakhri)