HUMAS Pemko Tanjungpinang - Pemerintah Kota Tanjungpinang serius tangani jalan Senggarang yang tertutup endapan lumpur yang turun kejalan akibat paska tambang bauksit yang belum diperbaiki oleh perusahaan PT. Cahaya Bintan Abadi yang sangat meresahkan warga Senggarang.

Wakil Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP yang didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas PU, Camat Tanjungpinang Kota beserta Lurah Senggarang berkoordinasi dengan Dinas Pertambangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kepulauan Riau, Senin (8/10).

Kepala Dinas PU Kota Tanjungpinang, Hendri menjelaskan bahwa permasalahan ini terjadi sejak 2 bulan yang lalu dan telah ditangani untuk sementara dengan melakukan pembersihan jalan yang kami lakukan berasama staf PU yang bekerja sama dengan damkar. "Akan tetapi upaya yang kami lakukan ini hanya bersifat sementara karena jika hujan kondisi jalan ini akan kembali tergenang lumpur yang datang dari wilayah pasca tambang bauksit tersebut.", jelasnya.

Rahma juga menjelaskan bahwa akibat pasca tambang bauksit ini sangat meresahkan warga dan terkadang juga ada warga yang terjatuh akibat jalan yang licin tertimbun lumpur tesebut. "Saya menginginkan kerusakan akibat pasca tambang bauksit ini harus segera dapat ditangani oleh pihak perusahaan tambang ini secepat mungkin dan saya juga berharap Dinas Pertambangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kepulauan Riau dapat bersinergi dalam menyelesaikan permasalahan ini." Ungkapnya.

Untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan tersebut, Kepala Dinas Pertambangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kepulauan Riau segera memanggil perusahaan tambang tersebut untuk menyelesaikan kewajibanya untuk memperbaiki wilayah yang rusak akibat dampak pertambangan bauksit tersebut. (Humas/Firman