Diskominfo – Gerak cepat Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam menyikapi genangan air yang terjadi akibat tersumbatnya saluran air di Jalan DI Pandjaitan Batu 7 (depan SPBU) memperlihatkan hasil nyata. Di tengah guyuran hujan lebat yang melanda Kota Tanjungpinang kemarin, Wakil Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma, S.IP disertai Asisten Ekonomi Pembangunan Setdako H. Irwan, Sos, Kepala Dinas PUPR Hendri, ST, dan Kasat Pol Pamong Praja H. Efendi melakukan peninjauan ke lokasi banjir di Batu 7 Jumat (9/11). Di lapangan wakil walikota secara langsung menyaksikan bahwa genangan air yang selama ini mengganggu lalu lintas dan merendam rumah beberapa warga sekitar, kini sudah tidak terjadi lagi.

“Alhamdulillah penanganan jangka pendek yang telah kita lakukan bersama Dinas PU Provinsi Kepri telah berhasil menghilangkan genangan air yang mengganggu. Setelah ini kita akan segera menyusun langkah konkrit untuk penanganan dalam jangka panjang, seperti pelebaran saluran drainase dan bak kontrol,” kata Wakil Walikota Kota Tanjungpinang Hj. Rahma, S.IP.

Sebagaimana telah diinformasikan sebelumnya, hujan lebat yang mengguyur Tanjungpinang hari Minggu lalu membuat jalan di depan SPBU Batu 7 tergenang air cukup dalam. Genangan air juga merendam beberapa rumah warga di sekitar lokasi. Kondisi tersebut membuat personil Polres Tanjungpinang beserta jajaran Pemerintah Kota Tanjungpinang harus membongkar sebagian median jalan untuk mengalirkan genangan air di badan jalan.

Menyikapi persoalan itu, Walikota Tanjungpinang dan Wakil Walikota Tanjungpinang langsung menggelar rapat koordinasi bersama instansi terkait dan pemilik lahan di sekitar lokasi. Genangan air tersebut disebabkan oleh adanya penyempitan saluran pembuangan air akibat adanya aktivitas pengusahaan lahan yang telah lama dilakukan oleh pemilik lahan. Berdasarkan rapat koordinasi yang juga melibatkan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kepri itu, diperoleh hasil bahwa pemilik lahan bersedia lahannya dilalui oleh saluran drainase yang akan dikerjakan oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Usai rapat koordinasi, Dinas Pekerjan Umum dan Penataan Ruang Kota Tanjungpinang bersama Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kepri langsung melakukan pengerjaan saluran drainase pada lahan milik warga. Pengerjaan saluran drainase yang masih bersifat sementara itu, pada saat ini telah memperlihatkan hasil. Hujan lebat yang mengguyur Tanjungpinang sejak Jumat (9/11) pagi tidak lagi menggenangi Jalan DI Pandjaitan Batu 7. Arus lalu lintas berjalan lancar sebagaimana mestinya.

“Kita juga akan meninjau beberapa lokasi terjadinya genangan air lainnya. Untuk saat ini kita masih melakukan penanganan jangka pendek. Untuk penanganan jangka panjang, akan kita susun dan rencanakan bersama dengan berbagai pihak karena menyangkut dengan perencanaan dan penganggaran,” ujar Rahma sebelum melanjutkan peninjauan ke lokasi genangan air di Jalan DI Pandjaitan Batu 8. (teguh/kominfo).