Diskominfo – Untuk membangun dan meningkatkan keterpaduan pembangunan infrastruktur di Kota Tanjungpinang, Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan (Bapelitbang) Kota Tanjungpinang melalui Bidang Infrastruktur memfasilitasi rapat kerja antara Walikota Tanjungpinang bersama Satker-Satker Kementerian PUPR di Kepulauan Riau, Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kepulauan Riau, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tanjungpinang, dan berbagai elemen terkait, Selasa 2 Oktober 2018.

Jika lazimnya rapat kerja dilaksanakan dalam suatu ruangan, Bidang Infrastruktur Bapelitbang Kota Tanjungpinang memfasilitasi pelaksanaan rapat kerja tersebut dalam suasana yang lebih santai seusai makan siang dalam kegiatan yang dinamakan dengan Ngopi Tiam Wako, akronim dari Ngobrolin Pembangunan Infrastruktur Tanjungpinang Bersama Walikota di Rumah Makan Tanjunglanjut.

Walikota Tanjungpinang H. Syahrul, S.Pd pada kegiatan tersebut mengatakan, Pemerintah Kota Tanjungpinang mengharapkan adanya dukungan dari seluruh Satker untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur di daerah. Keterbatasan APBD Kota Tanjungpinang diharapkan tidak sampai menghentikan geliat pembangunan infrastruktur, perekonomian, dan sektor-sektor lainnya. Oleh sebab itu diperlukan dukungan dari pemerintah pusat melalui satker-satker yang ada di Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Tanjungpinang.

“Kita sangat mengharapkan dukungan pembiayaan pembangunan infrastruktur di daerah. Keterpaduan program dan perencanaan pembangunan diperlukan untuk membangun komitmen pembangunan. Dengan dukungan anggaran yang berasal dari APBD Kota, APBD Provinsi Kepulauan Riau, dan APBN, akselerasi pembangunan daerah dapat lebih ditingkatkan,” ujar walikota ketika membuka acara Ngopi Tiam Wako.

Rapat kerja bertajuk Ngopi Tiam Wako itu juga dihadiri oleh Wakil Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma, S.IP, Kepala Bapelitbang Kota Tanjungpinang Drs. Surjadi, MT, Kepala Dinas PUPR Kota Tanjungpinang Hendri, ST, perwakilan Kadis PU Provinsi Kepulauan Riau, serta seluruh perwakilan Satker Kementerian PUPR di Kepulauan Riau.

Berdasarkan hasil diskusi dan dialog selama kegiatan tersebut, diketahui bahwa pada tahun 2019 Kota Tanjungpinang akan mendapat tambahan pembangunan infrastruktur. Seperti penataan kawasan kumuh di kelurahan Tanjung Unggat dan Kampung Bugis, pelebaran jalan dari Tanjung Moco ke Wacopek, dan beberapa titik peningkatan infrastruktur jalan. (teguh/kominfo)