Diskominfo Tanjungpinang - Keren, Kota Tanjungpinang kini memiliki Kampung Pelangi yang tak kalah cantik lho. Lokasinya sendiri berada di Kampung Melayu, Jalan R. E Martadinata, persis sebelum Pelabuhan Sri Payung Km. 6 Tanjungpinang.

Kampung Melayu ini termasuk kawasan sejarah dan pernah menjadi pusat perdagangan. Kampung Melayu ini dulunya juga kawasan kumuh. Kini, setelah di cat dengan aneka warna-warni, kawasan di pinggir laut ini menjelma menjadi kampung berwarna dan karya seni mural yang unik dengan cat berwarna cerah menghiasi setiap dinding rumah warga, tembok gang, pagar, bahkan menempel di lantai yang sangat mirip dengan kehidupan nyata, ditambah dengan suasana kehidupan masyarakat Melayu pesisir, sehingga menambah keunikan kampung pelangi di Kota Tanjungpinang. 

Kamis (10/5/18) sore tadi, Kampung Melayu telah resmi dinamakan Kampung Pelangi oleh Penjabat Wali Kota Tanjungpinang Drs. H. Raja Ariza, MM. Persemian pesona wisata di Kota Tanjungpinang ini ditandai dengan pemotongan pita pada pintu gerbang masuk Kampung Melayu.

Penjabat Wali Kota, Raja Ariza mengatakan kawasan di tepi sungai Kampung Melayu ini cukup bagus dikembangkan sebagai objek wisata di Kota Tanjungpinang. Tepian sungai ini, termasuk kawasan sejarah, karena dulunya pernah menjadi pusat perdagangan. Tentu, dengan merubah Kampung Melayu menjadi Kampung pelangi di Kota Tanjungpinang akan memberikan peluang dalam peningkatan pendapatan daerah dari sisi pariwisata.

" Kampung Melayu akan menjadi kawasan objek wisata baru di Kota Tanjungpinang untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan ke Kota Tanjungpinang ", ucapnya

Namun, dirinya mengharapkan kawasan ini bisa dikelola lebih profesional agar benar-benar menjadi sentra pariwisata. Karena itu, ia minta dinas terkait bisa bekerjasama membuat program kegiatan untuk pengembagan kawasan ini,  misalnya membuat rumah produksi batik, kerajinan, kuliner, rumah gongong atau lainnya, sehingga kawasan ini tidak saja menjadi destinasi wisata, tapi bisa dijadikan sebagai salah satu sumber peningkatan ekonomi warganya. 

" Masyarakat tidak saja diberi bantuan modal untuk usaha, tetapi harus diberi pelatihan sesuai standar, agar produk UKM yang ditawarkan memiliki kualitas serta reka bentuk yang bagus ", tambah Penjabat Wali Kota.

Selain itu, katanya, rumah-rumah warga perlu dilakukan penataan, kemudian menambah fasilitas umum, seperti musholla, wc komunal, dan fasilitas umum lainnya. Kedepan, secara  bertahap, bisa juga dibangun pelabuhan untuk kapal bersandar, agar wisatawan tidak hanya datang dari darat, tapi bisa melalui laut.

Ia mengatakan peran masyarakat juga penting dalam pengembangan kawasan wisata baru di Kota Tanjungpinang, yakni dengan menjaga kebersihan lingkungan dan merawat hasil pembangunan yang dilakukan pemerintah.

" Mari kita jaga bersama kebersihan dan apa yang sudah dibangun oleh pemerintah. Saya juga mengucapkan terimakasih atas dukungan pihak swasta, pengusaha, BUMN, dan BUMD dalam mewujudkan objek wisata baru di Kota ini, tanpa kerjasama semua pihak, semua ini tidak mungkin kita rasakan ", tutupnya.

Sebelumnya, Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Raja Kholidin, menjelaskan bahwa setiap tahun kunjungan wisatawan ke Kota Tanjungpinang semakin meningkat, dari data BPS Kota Tanjungpinang tercatat jumlah kunjungan wisman ke Kota Tanjungpinang pada 2016 mencapai 92.948 orang, di tahun 2017 mencapai 117.384 pengunjung, kemudian sampai Maret 2018 mencapai 13.921 orang, angka ini diprediksi akan meningkat hingga akhir tahun ini, " ungkapnya

Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, lanjutnya, pemerintah bersama pelaku bisnis menciptakan objek wisata kekinian yang memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota ini. Konsep kampung pelangi ini dapat menjadi destinasi wisata baru di Kota Tanjungpinang. Nantinya, kawasan ini dapat menjadi stimulus untuk menggeliatkan perekonomian masyarakat lokal, pariwisata bisa dijadika sebagai sumber mata pencarian, " ujarnya

Pesona kampung pelangi memang sudah menjadi destinasi wisata yang ngehits di Kota Tanjungpinang. Seusai diresmikan tadi, banyak orang berbondong-bondong datang ke kampung pelangi karena penasaran dengan keindahan kampung warna-warni, sembari mencari foto view dan mengunggahnya di media sosial.***